Inilah, 8 Tips Cerdas Untuk Menghemat Energi Dan Pengeluaran Dapur Anda

8 Tips Cerdas Untuk Menghemat Energi Dan Pengeluaran Dapur Anda
8 Tips Cerdas Untuk Menghemat Energi Dan Pengeluaran Dapur Anda

Dapur yang diurus dan dikelola dengan baik dan bijak akan sangat berdampak pada penghematan anggaran terbesar di rumah kita. Karena kebutuhan energi terbesar di dalam rumah kita nyatanya memanglah berada di dapur rumah kita. Coba cermati dengan seksama, apa sebetulnya fungsi dapur? secara sederhana, dapur adalah area untuk memasak bukan? dan dalam proses memasak yang dilakukan didalamnya kita tentu memerlukan api, listrik, gas atau bahan bakar lain sesuai dengan jenis peralatan dapur yang kita gunakan. Nah, memakai peralatan dan perangkat, serta sumber energi bahan bakar yang hemat dan efisien dapat menghemat banyak energi di rumah anda dan pada akhirnya tentu saja akan banyak menghemat uang belanja bulanan anda.

8 Tips Cerdas Untuk Menghemat Energi Dan Pengeluaran Dapur Anda

Hemat-hematlah Menggunakan listrik, cabutlah steker perlengkapan dapur dari stopkontak usai memakainya. Karena perlengkapan dapur seperti microwave dan ricecooker, yang masih tercolok akan tetap menyita listrik sekalipun tidak digunakan.

Setelah itu, pastikan juga kalau kulkas tidak dalam kondisi sesak oleh makanan atau justru kosong melompong serta jangan sering membuka tutup pintu kulkas, karena semua hal tersebut bisa menyebabkan kulkas harus bekerja lebih keras untuk mendinginkan kembali suhu didalamnya dan hal itu tentu saja akan menyebabkan daya listrik tersedot lebih banyak dan beban biaya listrik pun tentu akan ikut bertambah.

Jangan juga menaruh kulkas didekat oven dan kompor. Karena perbedaan suhu yang kontras dapat mengurangi kinerja masing-masing peralatan tersebut, dan daya listrik yang diperlukan akan semakin besar. Hindari lemari es dan cahaya matahari langsung.

Memasak dengan Bijak, menggunakan panci pressed untuk memasak. Apabila untuk merebus daging merah penggunaan panci tekan (pressed cooker) hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit, maka jauh lebih bijak jika anda memakai jenis panci pressed ini ketimbang menggunakan panci biasa. Panci jenis ini juga bisa mematangkan 2 atau tiga jenis masakan sekaligus. Contohnya, dibagian bawah untuk memasak nasi, diatas memasak semur dan ditumpangkan lagi untuk mematangkan pepes. Nah, bayangkan jika tiga masakan bisa matang sekaligus dalam waktu 15-20 menit. Alangkah banyaknya penghematan waktu dan listrik yang anda lakukan bukan?

Hemat air saat memasak, jangan langsung membuang air bekas yang telah kita gunakan, baik untuk mencuci beras, sayuran dan bahan masakan lainnya. Tempatkan dahulu air bekas tersebut dalam wadah karena nantinya air tersebut masih dapat digunakan untuk menyiram tanaman.

Pertimbangkan juga urutan memasak, agar peralatan memasak bisa kembali dipakai tanpa harus mencucinya terlebih dahulu. Misalnya dahulukan menggoreng tempe, selanjutnya sisihkan sebagian minyaknya, dan baru gunakan wajan tersebut untuk menumis sayur.

Apabila anda memiliki mesin pencuci piring (dishwasher), ada baiknya jika anda menunggu hingga dishwasher tersebut terisi penuh. Karena apabila anda hanya menggunakannya untuk mencuci beberapa piring, selain boros listrik, pemakaian air di rumah anda pun akan jauh lebih boros.

Irit Air Saat Memasak, menggunakan peralatan masak dengan bijak, misalnya menutup panci atau wajan dengan tutupnya sebetulnya turut membantu anda menghemat energi yang digunakan, karena hal ini akan mencegah hilangnya panas dari api. Panas yang terbuang, akan menyebabkan gas semakin banyak terpakai.

Gunakanlah wajan atau panci dengan diameter lebih besar daripada diameter nyala api. Nyala api yang terlihat dari samping wajan, sebetulnya justru menandakan bahwa masih ada pendistribusian energi yang kurang efektif sehingga terjadi pemborosan energi.

Matikan oven atau kompor sebelum masakan benar-benar matang. Karena sisa panas yang menempel akan tetap melanjutkan proses pemasakan hingga matang.

Hindari menggunakan microwave untuk memanaskan masakan, lebih baik memakai kompor saja karena akan jauh lebih hemat energi dari pada menggunakan microwave.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *